Skip to main content

Passing Data terhadap View pada Laravel

Passing Data terhadap View pada Laravel


Laravel adalah sebuah framework PHP yang dirilis dibawah lisensi MIT, dibangun dengan konsep MVC (model view controller). Laravel adalah pengembangan website berbasis MVP yang ditulis dalam PHP yang dirancang untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak dengan mengurangi biaya pengembangan awal dan biaya pemeliharaan, dan untuk meningkatkan pengalaman bekerja dengan aplikasi dengan menyediakan sintaks yang ekspresif, jelas dan menghemat waktu.

KONSEP MVC







Nah itu penjelasan singkat mengenai Laravel Framework, dan sekarang kita Analisis kedua subject kodingan..

THE SUBJECT

Example Kodingan A



Penjelasan



mengembalikan nilai dengan tipe variabel array ( lebih dari 1 variabel ) yang diarahkan kepada folder pages yang didalamnya terdapat file belajar.blade.php, dengan mempassing data dengan variabel $data.

Example Kodingan B


Penjelasan



mengembalikan nilai dengan tipe variabel string namun, variabel tersebut lebih dari 1 dan menggunakan fungsi compact() yang berguna untuk mem-passing kedua data tersebut kedalam view yang diarahkan kepada folder pages yang didalamnya terdapat file belajar.blade.php.

Analisis

Jika dilihat dari kedua perbedaan ini, tipe variabelnya dan bentuk RETURN nya yang berbeda dari Kodingan A dan Kodingan B.

Kodingan A menggunakan Array sebagai variabel, jadi bentuk RETURN nya sudah jelas yaitu nama ARRAY nya yaitu $data
Ketika $data ini ke view/belajar, yang dipanggilnya adalah Arraynya.

Kodingan B tidak menggunakan array sebagai variabel, Namun ketika RETURN ada fungsi COMPACT() berisi variabel tadi.

Pertanyaannya adalah 

Apa itu COMPACT()?


Berdasarkan PHP Documentation
COMPACT() is create array containing variables and their values
---
COMPACT() adalah sebuah fungsi yang membuat array berdasarkan Parameternya.

PHPDocumentation

compact ( mixed $varname1 [, mixed $... ] ) : array

Creates an array containing variables and their values.
For each of these, compact() looks for a variable with that name in the current symbol table and adds it to the output array such that the variable name becomes the key and the contents of the variable become the value for that key. In short, it does the opposite of extract().
Dan sebenarnya Kodingan A dan Kodingan B memiliki maksud yang sama yaitu mengirim RETURN berupa Array.
Jadi yang membedakannya adalah metodenya.

Ini yang ada didalam Kodingan belajar baik menggunakan Kodingan A ataupun Kodingan B

Dari segi Efektivitas

Menurut saya sih mending Kodingan B karena lebih mudah untuk dipahami 
Dan kita dapat fungsi compact() dalam proses passing data dari Controller ke view baik berupa array maupun tipe data lainnya, yang tentunya sesuai kebutuhan🙂

Mohon maaf jika ada kekurangan dalam artikel ini ðŸ™‚, Dan semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Algoritma C++ Konversi dan Menukar Bilangan dari User

MENJADIKAN CODING C++ BERMANFAAT UNTUK USER Selamat beraktivitas bagi pembaca sekalian dimanapun kalian berada.. Kali ini saya akan menunjukan kepada kalian coding sederhana dengan C++ sesuai dengan judulnya  Yang saya bahas kali ini adalah  -PERTUKARAN NILAI MENGGUNAKAN VARIABEL BANTU -PERTUKARAN NILAI TANPA MENGGUNAKAN VARIABEL BANTU -BILANGAN POSITIF & NEGATIF dan -KONVERSI WAKTU DARI DETIK KE JAM, MENIT, dan DETIK Langsung saja ke pembahasan di bawah ini. 1. PERTUKARAN NILAI MENGGUNAKAN VARIABEL BANTU -Kita menginisialisasikan terlebih dahulu variabelnya x, y, z dengan tipe data Integer sebenarnya variabel z hanya variabel pembantu saja -Lalu untuk pengulangannya saya memakai do while  dengan menginisialisasikan pilih dengan tipe data char -Lalu pengulangannya saya tulis do{ -Saya outputkan dengan  cout << "Masukan Nilai X : " ; dan input dengan cin >> a ; -Untuk proses saya masukan z = x ; x = y ; y = z ; ...

Array pada JS - P13

Di pembahasan kali ini akan membahas JS Array..Langsung simak aja guys... 1. Pengertian Array 2. Jenis jenis Array 3. Contoh contoh Array 1. Pengertian Array     Array adalah tipe data yang berisi kumpulan dari nilai atau tipe data lain. Nilai di dalam array disebut dengan elemen, dan setiap elemen memiliki ‘nomor urut’ yang dikenal dengan istilah index. Penomoran index di dalam array dimulai dari angka 0, sehingga elemen pertama berada di index0, elemen kedua berada di index 1, dst.     Array di dalam JavaScript bersifat dinamis, dan kita tidak perlu mendefenisikan berapa ukuran array pada saat membuat variabel. Jumlah elemen dapat ditambah dan dikurang setiap saat. Index array di dalam JavaScript juga tidak harus berurutan, JavaScript membolehkan elemen dari array ‘tidak terur...