Skip to main content

Kondisi pada JS - P14

Kondisi pada JavaScript


Kondisi Statements digunakan untuk melakukan tindakan yang berbeda berdasarkan kondisi yang berbeda.


Kondisi Statement

Sangat sering ketika Anda menulis kode, Anda ingin melakukan tindakan yang berbeda untuk keputusan yang berbeda.
Anda dapat menggunakan pernyataan kondisional dalam kode Anda untuk melakukan hal itu.
Dalam JavaScript kita memiliki pernyataan kondisional berikut:
>> Gunakan if untuk menentukan blok kode yang akan dieksekusi, jika kondisi yang ditentukan benar
>> Gunakan else menentukan blok kode yang akan dieksekusi, jika kondisi yang sama palsu
>> Gunakan else if untuk menentukan kondisi baru untuk menguji, jika kondisi pertama adalah palsu
>> Switch switch untuk menentukan banyak blok alternatif kode yang akan dieksekusi

if Pernyataan

Gunakan if pernyataan untuk menentukan blok kode JavaScript yang akan dijalankan jika kondisi benar.

Sintaksis

if ( kondisi ) {

    blok kode yang akan dieksekusi jika kondisi benar

}

Perhatikan bahwa jika dalam huruf kecil. Huruf besar (if atau IF) akan menghasilkan kesalahan JavaScript.

Else Statement


Gunakan pernyataan else menentukan blok kode yang akan dieksekusi jika kondisi salah.


if ( condition ) {

    blok kode yang akan dieksekusi jika kondisi benar

} else { 

    blok kode yang akan dieksekusi jika kondisi salah

}

else if Statement


Gunakan else if pernyataan untuk menentukan kondisi baru jika kondisi pertama adalah salah.

Sintaksis


if ( kondisi1 ) {


    blok kode yang akan dieksekusi jika kondisi1 benar

} else if ( kondisi2 ) {

    blok kode yang akan dieksekusi jika kondisi1 adalah palsu dan kondisi2 benar

} else {

    lok kode yang akan dieksekusi jika condition1 adalah palsu dan condition2 adalah palsu

}

Dan inilah beberapa Contoh yang bisa kalian praktekan di rumah:

Contoh pertama penggunaan IF:


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
<html>
<head>
    <title>Buat kondisi If</title>
</head>
<body>
    <p id="cobaan">
        <script language="javascript" type="text/javascript">
            var umur ;
            umur = prompt("masukan Umur Anda: ");
            umur = parseInt(umur);
            if (umur < 17) {
                alert("Kamu belum dapat mengikuti pemilu");
            }
            alert("Kamu dapat mengikuti pemilu");
        </script>
    </p>
</body>
</html>

Hasilnya:



Contoh program kedua penggunaan IF:


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
    <title>Olahraga</title>
    <link rel="stylesheet" href="cssnya.css">
</head>
<body>
    <input type="button" onclick="klik()" value="Klik!">
    <p id="cobaan">
        <script>
            function klik() {

                var olahraga;
                olaraga = prompt("Masukan olahraga yang kamu sukai? Climbing atau Downhill");
                if (olahraga == "Climbing" || olahraga == "Downhill");
                {
                    alert("Kamu menyukai olahraga ekstream");
                }
            }
        </script>
    </p>
</body>
</html>

Hasilnya:



Contoh program ketiga menggunakan IF:


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
<html>
<head>
    <title>Demo IF</title>
    <link href="BuatIf.css" rel="stylesheet" type="text/css" />
</head>
<body>
    <p>Akan muncul tulisan "Good day!" jika waktu kurang dari 18:00</p>
        <p id="demo">Good Evening!</p>
    <script>
        if (new Date().getHours() < 18) {
            document.getElementById("demo"), innerHTML = "Good day!";
        }
    </script>
</body>
</html>


Hasilnya:


Contoh program menggunakan IF dan ELSE:



 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
<html>
<head>
    <title>IF + ELSE</title>
    <link href="BuatIf.css" rel="stylesheet" type="text/css" />
</head>
<body>
    <p id="demo" <b>IF</b>akan memunculkan tulisan "Selamat Pagi!"</p>
    <p> jika pada opsi IF tidak ada maka akan pindah ke <b>ELSE</b> memunculkan "Hello World"<br />
    kata yang muncul adalah :</p>

    <script>
        var d = new Date()
        var time = d.getHours()

        if (time < 9) {
            document.write("Selamat Pagi!");
        }
        else {
            document.write("Hello World");
        }
    </script>
</body>
</html>


Hasilnya:


Penggunaan Program menggunakan IF + ELSE IF + ELSE:



 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
<html>
<head>
    <title>IF + ELSE IF + ELSE</title>
    <link href="BuatIf.css" rel="stylesheet" type="text/css" />
</head>
<body>
    <p id="cobaan">Penggunaan <b>ELSE IF</b> bertujuan untuk mengganti <b>IF</b> dalam jumlah banyak</p>
    <script>
        var d = new Date()
        var time = d.getHours() 

        if (time < 9) {
            document.write("Selamat Pagi!");
        }
        else if (time >= 12 && time < 3) {
            document.write("Hari yang panas");
        }
        else {
            document.write("Hello World!");
        }
    </script>
</body>
</html>



Hasilnya:



Contoh program menggunakan SWITCH CASE:



 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
<html>
<head>
    <title>SWITCH CASE</title>
    <link href="BuatIf.css" rel="stylesheet" type="text/css" />
</head>
<body>
    <script language="JavaScript">
        var pilihan = prompt("Pilihan untuk cek Pulsa\n1. Informasi Pulsa anda\n2. Informasi masa aktif dan masa tenggang anda");
        pilihan = parseInt(pilihan);
        switch (pilihan) {
            case 1: alert("Jumlah pulsa anda adalah sembilan belas ribu rupiah");
                break;

            case 2: alert("Masa aktif kartu anda hingga 7 Agustus 2019");
                break;

            default:
                alert("Pilihlah sesuai nomor yang ada");
                break;
        }
    </script>
</body>
</html>

Hasilnya;


Penggunaan SWITCH CASE:



 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
<html>
<head>
    <title>LATIHAN SWITCH</title>
    <link href="BuatIf.css" rel="stylesheet" type="text/css" />
    <label for="toggle"></label>
</head>
<body>
    <script language="JavaScript">
        alert("Menu masakan padang\n silahkan pilih menu yang diinginkan\n\n\nKlik OK untuk melanjutkan");
        var pilihan = prompt("1. Rendang ...................Rp14.000\n 2. Ikan Balado ...............Rp13.000\n 3. Dendeng Balado ............Rp17.000\n 4. Soto Padang ...............Rp15.000\n 5. Paku ......................Rp20.000\n");                                                                                            

        pilihan = parseInt(pilihan);
        switch (pilihan) {
            case 1: alert("Menu makanan yang anda pilih : Rendang ...................Rp14.000");
                break;
            case 2: alert("Menu makanan yang anda pilih : Ikan Balado ...............Rp13.000");
                break;
            case 3: alert("Menu makanan yang anda pilih : Dendeng Balado ............Rp17.000");
                break;
            case 4: alert("Menu makanan yang anda pilih : Soto Padang ...............Rp15.000");
                break;
            case 5: alert("Menu makanan yang anda pilih : Paku ......................Rp20.000");
                break;

            default:
                alert("Menu yang anda pilih : Tidak ada,Silahkan pilih menu yang lain ^_^");
                break;
        }
    </script>
</body>
</html>

Hasilnya:

Comments

Popular posts from this blog

Array pada JS - P13

Di pembahasan kali ini akan membahas JS Array..Langsung simak aja guys... 1. Pengertian Array 2. Jenis jenis Array 3. Contoh contoh Array 1. Pengertian Array     Array adalah tipe data yang berisi kumpulan dari nilai atau tipe data lain. Nilai di dalam array disebut dengan elemen, dan setiap elemen memiliki ‘nomor urut’ yang dikenal dengan istilah index. Penomoran index di dalam array dimulai dari angka 0, sehingga elemen pertama berada di index0, elemen kedua berada di index 1, dst.     Array di dalam JavaScript bersifat dinamis, dan kita tidak perlu mendefenisikan berapa ukuran array pada saat membuat variabel. Jumlah elemen dapat ditambah dan dikurang setiap saat. Index array di dalam JavaScript juga tidak harus berurutan, JavaScript membolehkan elemen dari array ‘tidak terur...

Profil PHP - P19

PROFIL SAYA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 <!DOCTYPE html> <html> <head> <title> DATA PRIBADI </title> <link rel="stylesheet" type="text/css" href="coba.css" > </head> <body> <section class="kotaknya" > <img src="FOTO.png" clas="image" width="300" height="450" /> </div> </section> <h1> Biografi pribadi </h1> <?php $nama_saya = "Muhamad Alfi Rizqi"; $kelas = "XI RPL 1"; $sekolah = "SMKN 4 Bandung"; $nis = "1718 117123"; $umur = "16 Tahun"; $berat_badan= "50 kg"; $hobi = "Bersepeda, Playing Games, mendaki"; $tinggi = "167 cm"; $alamat = ...

Membuat Coding menjadi lebih bermakna dengan C++

Selamat beraktivitas dimanapun kalian berada... Kali ini saya akan menunjukan dengan Coding menjadi lebih bermakna untuk kalian semua... Misal dengan membuat Kalkulator simpel dengan C++ sangatlah mudah jika kalian ingin mempelajari ini terlebih dahulu.        Sebenarnya banyak bahasa pemrograman yang tentu saja memudahkan bagi kehidupan manusia,Contohnya Java,Phyton,C# dan masih banyak lagi Tapi,Saya akan menunjukan kepada kalian tentang bahasa program C++ dengan mencari tahu kalian tentu akan menjadi Programmer yang handal Dengan catatan ini adalah coding karya saya tentunya, Dan kalian hanya perlu memahami nya dan meniru nya dirumah.. saya hanya menunjukan berbagai cara saja dan sebenarnya C++ lebih dari ini.mungkin ini adalah Coding yang simple yang menurut kalian pasti hanya perlu waktu sebentar untuk memahaminya.. Sebelumya saya sudah menjelaskan di link saya tentang C++ dan tentunya dengan penjelasannya .Saya sarankan untuk membaca ARTIKEL ini...